Simbiosis antara mawar dan telaga, tak pernah henti hingga entah kapan, entah kenapa aku merasa begitu dekat dengan mawar dan telaga. Bagi orang lain mungkin terkesan remeh, tapi buatku ini kenangan. "Mas"ku yang memberi panggilan mawar padaku. Sementara aku selalu mengibaratkannya sebuah telaga. Aneh ya???
Desember 17, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 komentar:
hai mawar
Posting Komentar