THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES �

September 22, 2009

Hmm__ lama tak kujumpai sunyi

Sajak Rindu kepada Narwa ;sahabat yang berpulang ditengah perjuangan Narwa, seorang gadis mencuri mentari di berandamu sepekan lalu Pada fajar ketujuh cahayanya tandas mengabu Tahukah kau Narwa? mentari yang kini terangi bayangmu adalah lukisan cat minyak yang digambarnya subuh tadi kini nampak kelabu sebab tari dan dendangmu menjadi debu Tak apa Narwa__ bukankah hadirnya adalah pertanda ketika hitam sirna sebelum putih menjelma Biarlah narwa, kau bawa mentari kami dalam bilik pengap yang kau tinggali lalu akan kupanggil kau turun dengan mantera dan gendhing Sulanjana (akupun berdendang Sulasih Sulanjana Menyan putih pangundang Dewa Ana Dewa lakune kaya sukma Widadari tumuruna) Gemulai gerai rambutmu Narwa semakin mendengung gaung di pucuk kamboja Bersama aroma mawar yang kau tebar rasuki jemari gadis itu Sekarang Narwa, ia sedang menyungging tarianmu dibawah mentari yang terangi bayangmu Lukisan cat minyak yang digambarnya subuh tadi Bersamaku___ Temanggung, Agustus 2009

0 komentar: